Bekasi, Desember 2022 – Pecatur muda berbakat Indonesia, Nayaka Budhidharma (U16), kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Perang Bintang SCUA 2022 pada kategori U20.
Prestasi Gemilang di Catur Klasik dan Kilat
Dalam pertandingan catur klasik, Nayaka tampil luar biasa dengan mengumpulkan 8 poin dari 9 babak. Ia mencatatkan 7 kemenangan dan 2 hasil remis, sehingga unggul 1,5 poin dari para pesaing di peringkat kedua hingga keempat. ( http://chess-results.com/tnr707973.aspx?lan=26&art=1&rd=9 )
Tak hanya itu, Nayaka juga memperlihatkan konsistensinya dengan kembali menjadi Juara 1 di kategori catur kilat, menegaskan dominasinya sebagai salah satu pecatur muda terbaik Indonesia.
Turnamen Bergengsi Akhir Tahun
Turnamen bertajuk Perang Bintang SCUA 2022 berlangsung pada 11–15 Desember 2022 di kantor pusat Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), Bekasi. Ajang ini hanya menghadirkan pecatur-pecatur junior terbaik Tanah Air, di antaranya:
-
Para juara Kejurnas 2021
-
Peraih medali AYCC (Asean Youth Chess Championship)
-
Pemain wildcard SCUA
-
Serta para pecatur muda yang lolos dari babak kualifikasi
Menurut Eka Putra Wirya, Owner SCUA sekaligus Dewan Pembina PB Percasi, Perang Bintang menjadi ajang penting dalam pembinaan pecatur muda Indonesia. “Hanya pemain terbaik yang bisa tampil di turnamen ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PB Percasi, Utut Adianto, menyebut bahwa ajang ini adalah “kawah candradimuka” bagi pecatur Indonesia. Para pecatur muda yang tampil di turnamen ini diharapkan mampu berkembang lebih jauh hingga berprestasi di tingkat internasional.
Inspirasi Bagi Pecatur Muda
Prestasi Nayaka Budhidharma menjadi bukti nyata bahwa pembinaan catur Indonesia terus melahirkan bibit unggul. Keberhasilannya juga menjadi motivasi bagi pecatur muda di berbagai daerah, termasuk di Sekolah Catur Bidak Aditama Malang, untuk terus berlatih, berjuang, dan mengejar prestasi di tingkat nasional maupun internasional.


























